Hari ini warga Kati-Kati, berkumpul
di balai Desa, dalam rangka menyelesaikan permalahan yang menimpa kepala Desa
(Pembakal) yang telah menghina warganya. Pembakal yang terkenal arogan akhirnya
tidak kuasa menghadapi warganya yang mau menghukumnya.
Pembakal, “Saya sudah sampaikan
berkali-kali. Kalau saya dianggap salah, saya kan sudah menyampaikan
mohon maaf. Seandainya semua warga tak sengaja mengencingi mulut saya,
pasti saya maaf kan kok, Indonesia kan negara pemaaf. Tuhan pun memaafkan
manusia yang memohon maaf"
Sambil pura-pura meneteskan air mata.
Tiba-tiba, Si Duim salah satu warga Kati-Kati berrdiri dan berbicara dengan
lantang,
"Kalau begitu saya mohon maaf pak,
karena selama ini sudah berselingkuh dengan istri bapak. Dan telah memperkosa
anak gadis bapak".
Mendengar salah satu warganya mengatakan
itu, Pembakal langsung teriak, "Sontoloyo, tangkap si Duim, hukum dia
seberat-beratnya. Jangan diberi ampun!!!".
Warga yang hadir menjadi terheran2 melihat
kelakuan Pembakal... sambil cengar-cengir. (Dunia Impian 1/11/2016)



0 komentar:
Posting Komentar