Subscribe:

Pages

Rabu, 02 November 2016

PERMOHONAN MAAF SANG PEMBAKAL


Hari ini warga  Kati-Kati, berkumpul di balai Desa, dalam rangka menyelesaikan permalahan yang menimpa kepala Desa (Pembakal) yang telah menghina warganya. Pembakal yang terkenal arogan akhirnya tidak kuasa menghadapi warganya yang mau menghukumnya.

Pembakal, “Saya sudah sampaikan berkali-kali. Kalau saya dianggap salah, saya kan sudah  menyampaikan mohon maaf. Seandainya semua warga tak sengaja mengencingi mulut saya, pasti saya maaf kan kok, Indonesia kan negara pemaaf. Tuhan pun memaafkan manusia yang memohon maaf" 

Sambil pura-pura meneteskan air mata. Tiba-tiba, Si Duim salah satu warga Kati-Kati berrdiri dan berbicara dengan lantang,
"Kalau begitu saya mohon maaf pak, karena selama ini sudah berselingkuh dengan istri bapak. Dan telah memperkosa anak gadis bapak". 

Mendengar salah satu warganya mengatakan itu, Pembakal langsung teriak, "Sontoloyo, tangkap si Duim, hukum dia seberat-beratnya. Jangan diberi ampun!!!".

Warga yang hadir menjadi terheran2 melihat kelakuan Pembakal... sambil cengar-cengir. (Dunia Impian 1/11/2016)

0 komentar:

Posting Komentar